REVIEW DRAMA KOREA: DIVORCE ATTORNEY SHIN (2023)
REVIEW DRAMA KOREA: DIVORCE ATTORNEY
SHIN (2023)
Rate :
7,7/10
Jumlah Episode :
12
Genre : law, drama
Nonton di :
Netflix
Pemeran : Cho
Seung-woo, Han Hye-jin, Kim Sung-kyun, Jung Moon-sung, dll.
Review :
Hal yang aku suka dari drama ini adalah
karena drama ini garapan dari penulisnya Thirty Nine. Kedua, karena
setiap kasus yang dipaparkan tuh bagus dan unik gitu. Selain itu, yang aku
perhatikan adalah bagaimana perceraian itu sebenarnya disebabkan oleh kedua
belah pihak. Di sini yang ditekankan itu. Jadi, penceritaan proses cerainya
tuh bukan karena salah dari satu pihak aja, tapi ya keduanya itu ada salah dan
miskomunikasinya. Hebat sih, jadi enggak membuat satu pihak itu pure baik,
sedangkan yang lain itu devil gitu.
Menurutku, pace-nya drama ini
di awal lumayan lambat. Aku lancar nonton sampai episode 4, terus habis itu
aku gantung selama sebulan karena mood nontonnya tiba-tiba hilang.
Selama empat episode pertama itu aku excited gitu, ternyata pengacara
ini tuh mantan musikus. Sebuah hal yang unexpected kan ya. Setelah tamat
nonton yaa bagus deh, ceritanya konsisten gitu membawakan cerita tentang
hukum yang didampingi sama musik. Aku bukan expert di bidang itu,
jadi enggak bisa komentar banyak selain memperhatikan kekonsistenan yang
disuguhkan.
Untuk cerita tiga pria usia empat puluh
tahunan ini awalnya aku merasa kayak kurang bisa relate. Pertama
karena perbedaan gender, selanjutnya karena gap usia yang terlalu jauh
mungkin ya. Aku pas nonton Thirty Nine tuh kayak bisa click gitu,
tapi giliran nonton Att. Shin ini kayak kurang gitu rasanya. Mungkin juga
karena profesi mereka bukan profesi yang aku kenal juga wkwk jadi agak asing.
Despite everything, menurutku
ini ceritanya lucu dan unik. Ada banyak humor yang diciptakan, terus juga
hal-hal unik kayak minum soju di gelas wine atau minum wine di
gelas cup khusus soju wkwk. Ada juga perpindahan percakapan dari yang
serius bahas trauma terus malah tiba-tiba banget banting setir jadi ngobrolin kimchi
jjigae. Kalau alurnya, menurutku dia enggak yang menggebu-gebu banget
gitu. Alur yang santai, aku yang biasanya nonton pengin buruan kelar karena
penasaran aja selama nonton drama ini ya santai aja. Mungkin salah satu
sebabnya karena drama ini ceritanya ketebak, jadi sebagai penonton ya udah
nonton aja enggak pakai skip-skip.
Terakhir, minusnya di aku tuh. Aku kurang
tahu sih untuk handal sebagai pengacara spesialis perceraian tuh butuh
pengalaman serupa atau enggak. Menurutku, Att. Shin di sini statusnya belum
menikah dan selama 12 episode juga enggak ada love line-nya, tapi bisa
sangat handal mengurus hubungan orang lain. Menurutku agak jomplang aja,
karena dia enggak punya pengalaman itu. Jadi kan semua hal yang berkaitan
dengan sidangnya itu dia pure tahu karena belajar ya bukan karena
pengalaman. Coba aja dia ada pengalaman cerainya juga, mungkin bakal lebih
greget gitu.
Sekian review dari aku.
Terima kasih sudah membaca ^^



Komentar
Posting Komentar