REVIEW FILM: SMILE (2022)

 

REVIEW FILM: SMILE (2022)


Rate                                   : 6/10

Genre                               : psychological horror

Nonton di                      : XXI

Review                             :

Sebuah film yang semuanya di luar ekspektasi aku. Ada baik dan kurangnya buat aku. Pertama, aku tertarik buat nonton karena abis nonton trailer-nya aku jadi kayak ... wah menarik ayo nonton! Berbekal trailer-nya, aku kira film ini adalah film thriller yang bakal mengaitkan ceritanya ke cerita pembunuhan atau psikopat. Setelah nonton filmya, baru sadar kalau ini tuh tipe-tipe film horor.

Buat aku, segi horornya sangat memuaskan. Takut, enggak nyaman, dan tegang pas nonton tuh betul-betul bisa dirasain. Jump scare yang mantap dan musik latar belakang yang bikin merasa uncomfortable itu betul-betul aku acungi jempol film ini sebagai film horor yang tidak menampakkan hal-hal kayak hantu, setan, dll.

Film ini bagus, tapi hanya untuk segi horornya aja. Alurnya lumayan enak deh buat diikuti, karena dia lumayan cepat yang enggak terlalu cepat. Aku pas nonton yaa enjoy aja sama pace filmnya.

Selain itu, menurut aku semuanya biasa aja atau malah kurang ya. Mulai dari asal-usul ceritanya, jalan ceritanya, sampai ending-nya itu betul-betul aku sayangkan gitu, karena meninggalkan kesan, “Kok gitu?” di benak aku. Untuk asal-usul ceritanya itu beneran kurang jelas. Kutukan smile itu bisa tiba-tiba ada aja gitu tanpa ada alasan yang jelas.

Selanjutnya, menurut aku dari segi ceritanya setengah menarik, setengahnya lagi monoton. Pola ceritanya gitu-gitu aja, cuma divariasi sama bermacam-macam cara bunuh diri aja. Sama ketolong dengan cerita yang memaparkan bahwa ada korban yang selamat dari kutukan senyum.

Hal terakhir yang bikin aku menyayangkan film yang bagus ini, jadi kurang bagus adalah ending-nya. Akhir cerita dari film ini kayak jadi enggak jelas, karena aku kira dia bakal menjelaskan asal-usul atau gimana gitu deh. Ternyata tidak. Kutukan berlanjut gitu aja dan ya udah selesai. Mungkin moral value-nya yaa agar kita menghadapi ketakutan kita, face your fears.

Jadi, seperti itulah review aku tentang film Smile (2022).

Terima kasih sudah membaca ^^

 

Komentar

Postingan Populer